Laporan keuangan bengkel yang tersusun sendiri
Selama uang masuk dan keluar dicatat di tempat berbeda-beda, laporan selalu telat dan selalu meleset. Garasin menyatukan keduanya di satu buku besar yang bergerak otomatis mengikuti transaksi.
- Arus kas terbentuk dari transaksi, bukan diketik ulang
- Saldo tiap kas dan rekening bank selalu terbarui
- Laporan harian, bulanan, tahunan, dan grafik tren
Kenali dulu gejalanya
Kalau tiga saja dari daftar ini terasa familiar, masalahnya bukan pada ketelitian Anda — melainkan pada catatan yang tersebar di banyak tempat.
- Uang di laci tidak pernah pas dengan catatan penjualan
- Tahu omzet, tapi tidak tahu untung bersihnya berapa
- Pengeluaran kecil seperti konsumsi dan parkir tidak pernah tercatat
- Hutang ke supplier baru teringat saat ditagih
- Saldo rekening bergerak tanpa tahu persis dari transaksi mana
- Laporan baru bisa dibuat berhari-hari setelah bulan berganti
Cara Garasin mencatat uang bengkel
Empat aturan sederhana yang membuat angkanya bisa dipercaya.
Setiap perubahan uang jadi satu baris mutasi
Servis, penjualan sparepart, pembelian ke supplier, refund, retur — semuanya menulis baris di buku kas begitu pembayaran tercatat. Anda tidak menyalin ulang apa pun.
Pengeluaran harian dicatat manual seperlunya
Gaji, listrik, sewa, konsumsi mekanik, atau setor modal dicatat lewat menu kas keluar dan kas masuk. Inilah bagian yang biasanya hilang kalau hanya mengandalkan catatan penjualan.
Kas tunai dan rekening bank dipisah
Anda bisa punya beberapa akun: laci kasir, rekening BCA, rekening lain. Tiap pembayaran masuk ke akun yang dipilih, jadi saldo tiap akun mencerminkan keadaan sebenarnya.
Saldo tidak bisa diketik manual
Saldo adalah hasil penjumlahan mutasi, bukan angka yang bisa diubah sendiri. Ini yang membuat pembukuan bisa dipercaya — kalau angkanya berubah, pasti ada barisnya.
Laporan yang tersedia
Harian
Untuk mencocokkan setoran sore hari: berapa transaksi, berapa masuk lewat tunai, transfer, dan QRIS.
Bulanan & tahunan
Untuk melihat arah bengkel: bulan mana yang ramai, tren pendapatan jasa dibanding penjualan sparepart.
Grafik & perbandingan cabang
Untuk pemilik dengan lebih dari satu cabang: cabang mana yang tumbuh, cabang mana yang perlu perhatian.
Hutang supplier
Daftar tagihan yang belum dibayar dari pembelian sparepart, supaya tidak kaget saat supplier menagih.
Contoh satu hari dalam buku kas bengkel
Begini bentuk catatan yang terbentuk sendiri dari kegiatan biasa. Perhatikan bahwa baris pengeluaran kecil pun ikut masuk — justru itu yang biasanya hilang dari pembukuan bengkel.
| Waktu | Keterangan | Akun | Asal baris |
|---|---|---|---|
| 08.40 | MASUKServis berkala + ganti oli | Kas tunai | Otomatis dari transaksi servis |
| 09.15 | KELUARKonsumsi mekanik | Kas tunai | Dicatat manual |
| 10.30 | MASUKPenjualan kampas rem | Rekening BCA | Otomatis, bayar via transfer |
| 11.50 | KELUARPembelian oli dari supplier | Kas tunai | Otomatis dari pembelian |
| 14.20 | MASUKServis AC mobil | Rekening BCA | Otomatis, bayar via QRIS |
| 16.00 | KELUARBayar listrik bulanan | Rekening BCA | Dicatat manual |
| 17.30 | KELUARSetor tunai ke bank | Kas tunai | Dicatat manual |
Empat dari tujuh baris di atas terbentuk sendiri dari transaksi yang memang sudah Anda kerjakan. Tiga sisanya — konsumsi mekanik, bayar listrik, dan setor ke bank — dicatat manual dalam hitungan detik. Di akhir hari, saldo tiap akun sudah bergerak tanpa Anda menjumlahkan apa pun, dan angkanya tinggal dicocokkan dengan uang di laci.
Pertanyaan seputar keuangan bengkel
Punya cara pembukuan sendiri yang sudah berjalan? Ceritakan lewat WhatsApp, kami bantu sesuaikan.
Apakah saya perlu mengerti akuntansi untuk memakainya?
Apa bedanya laporan penjualan dengan arus kas?
Kalau ada transaksi yang salah, saldonya bagaimana?
Bisa dipisah laporannya per cabang?
Apakah semua staf bisa melihat laporan keuangan?
Bisakah datanya diekspor untuk diserahkan ke akuntan?
Akhir bulan ini tidak perlu lembur menghitung
Mulai catat transaksi lewat Garasin sekarang, dan lihat laporan bulan ini tersusun sendiri saat tanggal tutup buku tiba.
Gratis dicoba · Tanpa kartu kredit · Bisa berhenti kapan saja