Hitung total tanpa kalkulator terpisah
Jasa, sparepart, diskon, promo, dan pajak dijumlahkan di layar yang sama. Kasir tidak perlu menghitung ulang lalu takut salah ketik saat memasukkan totalnya.
Kasir toko biasa tidak mengerti pekerjaan bengkel. Di sini jasa, sparepart, mekanik yang mengerjakan, promo, dan pajak berada dalam satu transaksi — dan uangnya langsung masuk ke akun kas yang benar.
Banyak bengkel memaksakan aplikasi kasir minimarket, lalu bingung sendiri saat menutup buku.
Jasa servis tidak punya stok, sparepart punya. Kasir toko biasa hanya paham yang kedua, sehingga jasa akhirnya diketik manual sebagai item bebas — dan hilang dari laporan sebagai kategori tersendiri.
Tarif untuk jasa, penjualan barang, dan pembelian dari supplier bisa disetel terpisah. Promo pun bisa dibatasi hanya untuk layanan tertentu atau barang tertentu saja.
Uang kembali karena pekerjaan tidak sesuai adalah refund; barang kembali karena salah beli adalah retur. Keduanya butuh perlakuan berbeda, terutama pada stok dan perhitungan promo yang sudah terpakai.
Jasa, sparepart, diskon, promo, dan pajak dijumlahkan di layar yang sama. Kasir tidak perlu menghitung ulang lalu takut salah ketik saat memasukkan totalnya.
Nota dicetak ke printer termal yang biasa dipakai bengkel. Pengaturan printernya ada di dalam aplikasi, jadi tidak perlu aplikasi pihak ketiga.
Pelanggan yang cuma beli oli atau kampas rem dicatat lewat menu penjualan tersendiri. Stok tetap berkurang, tapi pendapatannya terpisah dari pendapatan jasa di laporan.
Promo aktif otomatis diperhitungkan saat transaksi dibuat, termasuk saat ada refund sebagian — nilai promonya ikut dihitung ulang secara proporsional.
Metode pembayaran dipilih saat transaksi, dan uangnya masuk ke akun kas atau rekening bank yang sesuai. Saldo tiap akun ikut bergerak, bukan cuma tercatat sebagai angka penjualan.
Pembatalan tidak menghapus catatan lama. Sistem membuat baris pembalik, sehingga riwayatnya tetap utuh dan bisa ditelusuri saat ada pemeriksaan.
Yang selama ini dikerjakan dengan kertas coretan sebelum pulang, sudah tersusun sendiri begitu transaksi terakhir masuk.
Sistemnya rapi pun tidak menolong kalau kebiasaan lamanya terbawa. Ini yang paling sering kami temui di bengkel yang baru pindah dari catatan tangan.
Saat ramai, transaksi ditulis dulu di kertas dan baru dimasukkan sore hari. Yang terjadi berikutnya sudah bisa ditebak: satu-dua kertas hilang, dan angka setoran tidak pernah pas.
→Catat saat pelanggan membayar, bukan nanti. Karena harga sudah tersimpan di katalog, memasukkannya justru lebih cepat daripada menulis tangan.
Kalau tiga orang memakai akun yang sama, tidak ada cara mengetahui siapa yang membuat transaksi bermasalah saat setoran selisih.
→Buat akun terpisah tiap kasir. Setiap transaksi mencatat pembuatnya, dan penelusuran selisih jadi soal lima menit, bukan saling menuduh.
Menu layanan ada, tapi kasir terbiasa mengetik manual karena merasa lebih cepat. Akibatnya laporan tidak bisa menjawab layanan mana yang paling laku.
→Lengkapi katalog layanan sejak awal, termasuk jasa yang jarang. Sekali dimasukkan, seterusnya tinggal dipilih.
Uang bengkel dipakai lebih dulu untuk keperluan pribadi dengan niat diganti nanti. Karena tidak tercatat, saldo kas selamanya tidak pernah cocok.
→Catat sebagai kas keluar dengan keterangan jelas, lalu catat lagi sebagai kas masuk saat dikembalikan. Butuh sepuluh detik, dan pembukuan tetap bisa dipercaya.
Punya alur kasir yang tidak biasa? Ceritakan lewat WhatsApp.
Masukkan daftar layanan dan harga sparepart Anda, lalu catat transaksi pertama hari ini juga.
Gratis dicoba · Tanpa kartu kredit · Bisa berhenti kapan saja